Perkasanusantara.com – Tangerang – Forum Silaturahmi Pondok Pesantren (FSPP) Kabupaten Tangerang, hari Rabu, (30/10/2024) mengadakan Sarasehan sekaligus Pelantikan Pengurus FSPP Kabupaten Tangerang yang belum lama ini terbentuk, kegiatan berlangsung di Gedung Serba Guna (GSG), Komplek Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang, Banten.
Sarasehan yang diikuti pelantikan Pengurus FSPP Kabupaten Tangerang ini, dihadiri oleh mantan Wapres Prof. Dr. Ma’ruf Amin yang mana pada kesempatan itu memberikan tausyiah kepada para peserta Rapat Kerja FSPP.
“Yang penting bagi kita, dalam membangun pesantren, supaya pesantren tersebut kuat, sesuai dengan fungsi pesantren itu,” ujar Ma’ruf Amin, yang juga Ketua Syuriah PKB

Ditambahkannya, pesantren sebagai institusi atau lembaga tempat menyediakan calon-calon kyai, orang yang paham agama, lembaga itu dibangun supaya orang tidak semua pergi perang.
“Jangan begitu, karena memang para ulama tidak hidup terus selamanya. Ulama nanti akan meninggal, akan wafat, kyai kyai itu nantinya akan meninggal, sudah pada enggak ada,” ungkap mantan wapres ke-13 itu.
Dilanjutkannya, Rasulullah mengatakan Allah tidak mengambil ilmu dari hati manusia, hatinya orang tidak ada yang kehilangan ilmunya. Tetapi Allah mengambil ilmu dengan mengambil ulamanya, ulama juga diambil kembali ke hadirat Allah, diambil ilmunya, kalau kyai tersebut meninggal.
Ma’ruf menguraikan, bahwa pesantren Itu benteng-benteng dakwah. Manusia itu bagaimana penguasanya, tetapi saat Indonesia dikuasai oleh Belanda selama 350 tahun, mayoritas penguasa itu tidak mampu mengubah agama mayoritas warga Indonesia.
“Pesantren juga pusat pemberdayaan ekonomi masyarakat dan pesantren mempunyai potensi untuk mengubah masyarakat kita, menjadi masyarakat yang maju, kuat, tidak mudah goyah,” tukas Ma’ruf Amin.
KH Muhammad Amal Faihan, M.Pd
Sebelumnya, Ketua Presidium FSPP Kabupaten Tangerang, KH Muhammad Amal Faihan Maimun, M.Pd. menyampaikan sambutannya dengan sedikit menceritakan bahwa pada bulan September 2024 lalu, pihaknya telah melaksanakan musyawarah daerah (Musda).

“Saat itu juga FSPP Kabupaten Tangerang disupport oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang, di mana ketika itu turut hadir Bapak Sekda. Dari musyawarah daerah itu melahirkan kegiatan hari ini,”
Dilanjutkannya, yaitu pelantikan dan Rapat Kerja (Raker) pengurus Forum Silaturahmi Pondok Pesantren Kabupaten Tangerang.
“FSPP merupakan organisasi sebagai wadah bertemu dan berkumpulnya para Pimpinan dan Pengasuh pondok pesantren, bil khusus, di Kabupaten Tangerang,” ujarnya.
Diimbuhkannya, tidak hanya silaturahim, tapi juga silatul afkar silatul qulub dan juga silaturahmi bertukar pikiran, berbagi, saling sharing untuk kemajuan pondok pesantren, supaya berkembang dan itu akan membuahkan Tangerang yang semakin gemilang.
“FSPP mengambil sikap politik wasatiyah, berdiri di atas dan untuk semua golongan, menjunjung sikap netralitas politik wasatiyah,” ungkap Amal.
Diuraikannya, untuk menciptakan kondusifitas politik atau Pilkada yang damai tidak menggunakan organisasi (FSPP-red) sebagai legitimate untuk berpolitik praktis.
“Adapun individunya wajib berpolitik, tidak boleh golput, warga Tangerang harus menggunakan hak suaranya, untuk menyukseskan Pilkada Kabupaten Tangerang,” tegasnya.
Ditambahkannya, akan tetapi kami tegaskan kembali, bilamana ada oknum-oknum yang menggunakan nama FSPP untuk kepentingan pribadinya, kami tegaskan dari mimbar ini, bahwa FSPP berdiri di atas dan untuk semua golongan.
“Menciptakan kedamaian menjaga silaturahim itu lebih utama, daripada hanya sekedar mengedepankan kepentingan pribadi, Insya Allah siapapun kelak yang akan terpilih, kita doakan menjadi pemimpin yang maslahat, pemimpin yang adil, yang mampu membawa Kabupaten Tangerang semakin gemilang,” terang Amal Faihan.
Terkait kegiatan saat ini, Amal Menguraikan, Kabupaten Tangerang, hari ini kami disupport, diperkenankan menggunakan aula gedung serbaguna ini, sekaligus juga disupport untuk konsumsi. Walaupun, tadi Ketua Panitia melaporkan masih ada minus Insya Allah selesai acara ini surplus, aamiiin.
Beberapa waktu yang lalu kami sempat silaturahim ke Petinggi Pemda dan menyampaikan bahwa FSPP Kabupaten Tangerang, meskipun belum memiliki sekretariat, tetap bergerak.
“Semoga besok FSPP Kabupaten Tangerang sudah memiliki sekretariatnya, maka usulan kami Pak Kepala Kemenag Kabupaten Tangerang semoga di bangunkan Graha Santri,” tukasnya.
KH. Drs Sulaiman Effendi
Di tempat yang sama Ketua Presidium FSPP Provinsi Banten, KH Sulaiman Effendi menyampaikan pokok pikirannya, dirinya merasa sangat berbahagia.

“Bahagianya full melihat acara pada hari ini, yang berlangsung begitu hikmat, begitu meriah dan kita melihat tadi wajah-wajah yang dilantik adalah wajah-wajah yang punya masa depan cerah ke depan, Insya Allah,” ujar KH Sulaiman Effendi.
Dilanjutkannya, bangga Banten punya FSPP dan FSPP ini sungguh punya kekuatan yang luar biasa. Bagaimana tidak? Di Banten ini ada 4250 pondok pesantren itu yang terdaftar.
“Tadi disebutkan di Kabupaten Tangerang Pondok Pesantren yang tidak terdaftar ada dua ratusan lebih,” sambungnya.
FSPP Kabupaten Tangerang Kyainya jelas santrinya juga jelas alumninya luar biasa dan ini kekuatan. Karena kekuatan yang dahsyat inilah, sangat menarik. Dan yang menggodanya banyak, tetapi insyaallah FSPP tidak akan tergoda.
“Kepada pelaku politik, saya katakan bersiap-siaplah untuk kecewa, karena kami tidak akan pernah tergoda. Karena FSPP ini lahir lebih pada bahwa komitmen silaturahim itu penting.
KH Sulaiman Effendi merefresh awal terbentuknya FSPP, bahwa FSPP lahir dari Kabupaten Lebak.
“Awal muncul di Tangerang tahun 96 ketika kami bolak-balik Darrul Qolam ke Rangkasbitung, mampir di Kampus Latansa yang sedang membangun, saat itu belum ada mahasiswanya,” urainya.
Adalah Kyai Adrian berkata begini, Pak nanti di Lebak ini akan banyak pesantren. Nanti akan terjadi persaingan.
Saya khawatir persaingan itu tidak sehat, lantas bagaimana Kyai, kalau begitu nanti kalau Pak Sulaiman sudah pindah Lebak kita bikin kelompok.
“Kita berdiskusi tiap bulan dan saya (KH Sulaiman-red) bertindak sebagai orang tua saya agar terjadi silaturahim, saling isi mengisi, tidak saling bersaing. Itulah yang saya sampaikan kepada Kyai Anang Kyai Ikhwan hari ini ada. Alhamdulillah tahun ’97 saya sampaikan dan kita membentuk namanya FKPM (Forum Komunikasi Pondok Modern) yang jumlahnya 6 pondok pesantren,” Papar KH Sulaiman.
Diteruskannya, Kemudian kita rutin melakukan audiensi dengan Pemda, Kemenag, kemudian kiai yang ada di Serang cemburu Kyai Sulaiman Ma’ruf, boleh nggak orang Serang bergabung. Tambah lagi almarhum Kyai Makmun Falah, Pandeglang. Tambah lagi Cilegon. Setelah berkembang, sampailah kepada ke telinganya Kepala Kemenag Pandeglang Bapak Kyai Haji Tarmizi Abduh dan beliau punya usul kepada Kyai Sulaiman Afgan. Satukan semuanya jangan pakai modern maka melalui diskusi panjang lahirlah FSPP Provinsi Banten.
“FSPP ini lahir dari sebuah keyakinan bahwa silaturahmi ini penting untuk menjalin sebuah ikatan dengan tujuan membangun sebuah kekuatan,” ungkap KH Sulaiman.
Dikatakannya, jadi FSPP lahir di atas dan untuk semua golongan, seperti yang tadi disampaikan oleh Ketua FSPP Kabupaten Tangerang, mantap dan godaan ini datang dari mana-mana, luar biasa tapi alhamdulillah sampai hari ini dengan kokoh, Insya Allah.
“Untuk itulah kepada pemangku kekuasaan,
antara kyai dengan kyai, antara pondok dengan pondok, itu yang pertama. Yang kedua, mengkomunikasikan antara Pondok dengan Pemerintah. Karena kita tidak bisa bekerja sendiri. Kita harus saling berdiri, saling berjalan seiring, untuk membangun sebuah kekuatan. Maka dari itu, apa yang dimohonkan oleh Kyai Amal tadi, Insya Allah Pemerintah Kabupaten Tangerang akan mendengar,” ungkap KH Sulaiman.
Ditambahkannya, karena saya yakin bahwa pemerintah ini adalah laksana orang tua. Maka, orang tua itu insya Allah bijak. Insya Allah tidak usah banyak meminta. Karena orang tua yang bijak adalah orang tua yang mengerti apa kebutuhan anaknya, kira-kira begitu.
PJ Bupati Tangerang Dr. Andi Ony P. M.Si
Pada kesempatan ini atas nama pribadi dan atas nama Pemerintah Kabupaten Tangerang Kami mengucapkan selamat kepada para pengurus yang baru saja dilantik.

Tugas dan amanah yang diemban ini bukanlah hal yang mudah, tadi sudah disampaikan, baik Ketua FSPP Kabupaten Tangerang maupun dari Ketua FSPP Provinsi Banten, tantangan dan mandat yang diemban oleh Bapak dan Ibu sekalian sangatlah berat.
Diksi amanah, ingat amanah itu biasanya memang akan dipertanggungjawabkan di hari kemudian.
“Oleh karenanya itu tadi ada semacam arahan, nasehat kepada kita semua, untuk senantiasa tegak lurus kepada maksud dan tujuan daripada didirikannya FSPP ini,” ujar Andi Ony.
Dilanjutkannya, kami juga meyakini bahwa dengan pertolongan Allah SWT dan dengan dilandasi oleh tekat keikhlasan dan niat yang kuat, maka seluruh program kerja yang akan disepakati bersama nantinya, akan dapat dilaksanakan dengan baik dan penuh dengan tanggung jawab. Untuk itu melalui rapat kerja Forum Silaturahmi Pondok Pesantren (FSPP) saat ini, kita juga bersama-sama berharap, bahwa kegiatan ini dapat menjadikan wadah untuk menyatukan para alim ulama pengelola pondok pesantren.
“Dalam mengelola atau memperkokoh ukhuwah dan membangun komunikasi yang lebih baik dan memberikan kontribusi yang nyata untuk kemajuan pendidikan keagamaan di Kabupaten Tangerang,” ungkap Andi lagi.
Diimbuhkannya, melalui komunikasi yang intens akan diharapkan rumusan rencana-rencana kerja yang strategis dan berkelanjutan dalam rangka peningkatan kualitas pondok pesantren.
“Kami juga sangat berharap dengan sinergitas yang terjalin dengan baik ini, maka ide-ide cemerlang akan dapat terus tercapai dan tercipta melalui kebersamaan,” tegasnya.
Dilanjutkannya, untuk itu kita akan terus mendorong gagasan-gagasan terbaik untuk mewujudkan Kabupaten Tangerang yang religius, salah satunya melalui forum silaturahmi pondok pesantren.
“Marilah kita bersama menjaga silaturahmi dan satu tangan tekad untuk membangun Kabupaten Tangerang. Ada sesuatu tadi kalimat dari Ketua FSPP Provinsi Banten yang berharap mudah-mudahan FSPP ini menjadi FSPP tingkat nasional,” katanya.
Dengan nada orasi bergurau, Pj Bupati Tangerang dan dimulai dari Provinsi Banten kami Pemerintah Kabupaten Tangerang sudah sangat tersinggung dan disinggung oleh Pak kyai tadi, Insya Allah tadi saya bersama dengan Pak ketua DPRD.
“Pak kita mulai dari membangun gedung, mulai lagi mendukung program, dan sebagainya kami tersinggung dan insya Allah kami berdua akan mewujudkannya,” tegas Dr. Andi Ony.
Diakhir sambutannya, Andi Ony mengatakan, mudah-mudahan, insya Allah tahun depan kita laksanakan kegiatan di tingkat nasional. kita undang yang pimpinan pondok pesantren seluruh Nusantara atau perwakilannya, apapun namanya karena belum terbentuk.
“Kita buat rekor, di Kabupaten Tangerang, kalau provinsi tidak siap, ya jadi bukan sekedar omongan, tetapi kita juga sudah diucapkan dan kita lantik, dan itu kalau provinsi tidak mau, dari Kabupaten Tangerang kita akan laksanakan insya Allah, Bapak dan Ibu para kyai semua, mohon dukungan doa dan doanya semua, nanti kita insya Allah tahun 2025. Kita adakan musyawarah Nasional apapun namanya dalam rangka untuk melahirkan FSPP di tingkat nasional,” pungkas Andi, yang disambut applaus peserta Rapat Kerja.
Editor: Eddy Yusuf
foto : Eddy
.
.





+ There are no comments
Add yours