Pembinaan Komunikasi Sosial Cegah Tangkal Radikalisme KOREM 064/MY TA.2025

SERANG -PNews- Komando Resort Militer (KOREM) 064/MY Menggelar kegiatan yang melibatkan berbagai elemen masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dan daya tangkal terhadap paham radikal melalui dialog, edukasi, dan penguatan nilai-nilai kebangsaan. Yang berlangsung di aula KOREM 064/MY Serang Banten, Rabu 29/10/25.
Acara yang mengusung tema “Pembinaan komunikasi sosial yang yang adaptif dan sinergis dalam upaya cegah tangkal radikalisme/separatisme guna memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa” dihadiri oleh sekitar 70 orang peserta.
Dalam sesi pertama Kasiter 064/MY  Letkol Kav. Muslim Rahim T., SH., M.Si Menjelaskan bahwa dalam rangka menjaga tetap tegak dan utuhnya wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), diperlukan kesadaran tentang pentingnya kerjasama antar segenap komponen bangsa dalam pemahaman bahaya radikalisme atau separatisme.

“Dengan melihat pesatnya perkembangan teknologi digital saat ini, dan imajinasi dengan kondisi sosial masyarakat Indonesia yang mempunyai latar belakang suku, agama, ras serta budaya yang berbeda dapat dimungkinkan tumbuhnya paham radikal di masyarakat,” ujarnya.

Lanjutnya Radikalisme adalah aliran yang menginginkan perubahan atau pembaharuan sosial dan politik dengan cara kekerasan dalam arti lain, Esensi radikalisme adalah konsep sikap jiwa dalam mengusung perubahan, Adapun pengertian separatisme adalah suatu gerakan untuk mendapatkan kedamaian dan pemisahan diri dari wilayah suatu negara yang muncul karena ketidakpuasan terhadap kebijakan Pemerintah, kondisi Politik, Ekonomi, Sosial, Budaya maupun yang lainnya.

Pihaknya berharap seluruh komponen bangsa, tokoh agama, tokoh masyarakat, para pemuda dan pelajar serta pihak-pihak terkait bersama TNI berupaya agar mempunyai daya tangkal yang kuat terhadap paham radikalisme/separatisme, Melalui kegiatan ini mari kita samakan pemahaman dengan pemikiran sebagai solusi terbaik untuk meningkatkan kerjasama dalam rangka mempertahankan ideologi Pancasila sebagai dasar Negara.

Sesi kedua dengan tema ideologi Pancasila sebagai benteng menangkal dari ancaman radikalisme oleh Pasikomsos Siter Rem 064/MY Dam III/Slw, Kapten Cba M, Khairudin menyampaikan bahwa radikalisme dan separatisme adalah ancaman nyata yang dapat merusak keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Oleh karena itu, generasi muda dan Komponen Bangsa lainnya sebagai penerus bangsa harus memiliki karakter yang kuat serta kesadaran penuh akan pentingnya menjaga persatuan.
Sesi ke tiga oleh Pasibinwanwil Siter Rem 064/MY DAM III/Slw, Mayor Inf Yayat Nurhidayat Pembentukan Jaring Mitra Karib Secara Luas dan mendalam, Babinsa adalah ujung tombak kegiatan Binter salah satunya adalah pemetaan wilayah, Babinsa harus memiliki mitra sebanyak-banyaknya, Para Babinsa tidak bisa bekerja sendiri tanpa mitra karib untuk itu harus memiliki agen-agen yang dapat di percaya untuk mencari informasi yang akurat dan dapat di percaya”.
Melalui kegiatan ini, Korem 064/MY berharap terjalin sinergi yang kuat antara TNI, organisasi kepemudaan, dan mahasiswa dalam memperkuat ketahanan nasional serta menjaga nilai-nilai kebangsaan di tengah masyarakat.
Red/AM

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours