Perkasanusantara.com – Ibnu Taimiyah berkata, “Jika masalah yang saya hadapi mengalami kebuntuan, maka saya akan ber-istigfar kepada Allah sebanyak seribu kali (atau kurang lebihnya sebanyak angka itu) niscaya Allah akan membukakan jalan keluar.”
Maka aku katakan kepada mereka: “Mohonlah ampun kepada Rabb-mu, sesungguhnya Dia Maha Pengampun.” (QS. Nuh: 10)
Salah satu sebab ketenangan hati dan pikiran adalah ber-istigfar kepada Dzat Yang memiliki Keagungan (Dzul Jalal).
Banyak hal yang dianggap berbahaya tetapi justru mendatangkan manfaat. setiap qadha’ pada dasarnya baik.
“Dan, masa (kejayaan dan kehancuran) itu, Kami pergilirkan di antara manusia (agar mereka mendapat pelajaran). (QS. Ali ‘Imran: 140).
Abu Tamam berkata tentang masa-masa bahagia dan sulitnya,
Tahun-tahun berlalu bersama kebahagiaan dan kesenangannya, karena terlalu singkatnya tahun-tahun itu seperti hitungan hari.
Kemudian datang hari-hari susah, seakan-akan hari-hari itu tahun-tahun yang lama karena panjangnya.
Kemudian masa-masa itu lenyap bersama dengan manusia, masa-masa itu dan manusia-manusia itu tak ubahnya mimpi.
Pada hari mereka melihat hari berbangkit itu, mereka merasa seakan-akan tidak tinggal (di dunia) melainkan (sebentar saja) di waktu sore atau pagi hari (QS. An-Nazi’at: 46).
Janganlah kamu bersedih, sesungguhnya Allah bersama kita (QS. At-Taubah: 40)
Editor dan foto: Eddy Yusuf





+ There are no comments
Add yours