PERKASANUSANTARANEWS.COM – Jakarta – Komjen Pol Marthinus Hukom, S.I.K., M.Si., Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol mengungkapkan bahwa pelaku yang terlibat dalam jaringan narkoba harus dimiskinkan yakni dengan mengejar aset mereka.
Kejahatan narkoba merupakan kejahatan yang memiliki ekonomi tinggi. Marthinus menjelaskan bahwa penyebaran narkotika memiliki pendanaan yang sangat besar.
Dikatakannya, jadi kita harus melumpuhkan bukan hanya kekuatan organisasinya maupun struktur operasionalnya, tapi yang lebih dalam lagi memiskinkan mereka sehingga mereka tidak mampu mengembangkan bisnis-bisnis haram tersebut.
“Pengungkapan kejahatan narkotika tidak berhenti hanya dalam proses hukum, penyitaan barang bukti, dan pemusnahan, tetapi juga menekankan kepada bagaimana agar para penegak hukum bisa mengejar aset-aset yang dimiliki oleh para penjahat narkotika,” ungkapnya.
Ditegaskannya, bahwa pengungkapan kasus narkotika yang dilakukan pihaknya merupakan wujud komitmen BNN untuk memutus mata rantai jaringan narkoba dan menekan kekuatan jaringan tersebut agar hancur.
“Tak berhenti sampai pada pengungkapan kasus narkotika, dirinya meminta kepada masyarakat secara luas maupun insan pers, untuk ikut mengawasi proses peradilan kasus narkotika, mulai dari proses penyidikan, penuntutan, sampai putusan,” jelas Marthinus.
“Kejahatan narkotika memiliki kekuatan ekonomi, sehingga para pelakunya mampu membayar siapa saja,” tambahnya.
Dilanjutkannya, banyak para pengedar yang kami tangkap lalu dihukum tidak sesuai dengan apa yang mereka lakukan. Saya minta ini semua kita awasi bersama-sama.
Marthinus Hukom, mengajak para penegak hukum untuk memperkuat komitmen agar menghukum para pelaku pengedar narkotika dengan seberat-beratnya.
“Sampai saat ini narkoba belum menjadi musuh bersama, karena masih banyak orang yang menggunakan atau memanfaatkan narkoba untuk berbagai kepentingan pribadi,” ujar Marthinus, prihatin.
Dilanjutkannya, saya mengajak seluruh masyarakat agar melihat bahwa narkoba merupakan ancaman kemanusiaan dan harus dijadikan sebagai musuh bersama.
“Saya meminta agar semua pihak harus mampu mengusir para bandar-bandar besar narkoba dari lingkungan masyarakat,” tegas Kepala BNN tersebut.
Ditambahkannya, jangan kita membiarkan mereka menghancurkan generasi muda kita, menghancurkan kemanusiaan kita, menghancurkan peradaban kita, bahkan menghancurkan eksistensi dari satu negara ini.
“Kesadaran harus kita bangun terus, bahwa kejahatan narkoba adalah bahaya laten,” pungkas Marthinus, Jum’at (7/2/2025) dalam siaran pers.
Pewarta: Eddy Yusuf
Foto: Istimewa.





+ There are no comments
Add yours