Jakarta -PNews- Aksi kekerasan yang diduga dilakukan oleh oknum debt collector (DC) dari lembaga keuangan salah satu bank berinisial A, mengejutkan warga Komplek Perumahan Kosambi Baru Blok F, Ext 9/11A, Cengkareng, Jakarta Barat.
Insiden ini terjadi saat para oknum DC mendatangi rumah debitur berinisial ED, namun berujung pada tindakan penganiayaan terhadap kakak debitur inisial ES, pada hari Senin 21/04/2025.
Menurut saksi mata LS di lokasi, perselisihan memanas, saat oknum DC mulai melontarkan makian kasar yang tak pantas, termasuk umpatan bernada kebun binatang (Bonbin) yang menyinggung perasaan warga sekitar. Suasana sempat memanas dan menimbulkan keributan di lingkungan komplek yang biasanya tenang dan nyaman.
“Tadi mereka datang marah-marah, lalu tiba-tiba memaki-maki dan mendorong ES keluarga ED. Warga langsung berdatangan,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Situasi berhasil dikendalikan setelah satuan pengamanan komplek bersama warga mengamankan para oknum DC ke kantor Sekretariat RW 015.
Ketegangan pun, sempat terjadi saat Ketua RW 015 Santo beradu argumen dengan para oknum DC yang seolah-olah merasa memiliki hak untuk menagih dengan cara tersebut.
“Kami tidak akan mentolerir cara-cara kekerasan dalam bentuk apapun di lingkungan kami. Jika ada penagihan, lakukan secara sopan dan sesuai prosedur hukum saja,” tegas Santo Ketua RW 015.
Tak terima atas tindak perlakuan pihak DC dan demi keamanan Debitur ES pun langsung saja membuat laporan polisi sesuai STTLP Nomor: LP/B/548/IV/2025/SPKT/POLRES METRO JAKARTA BARAT/POLDA METRO JAYA.
Hingga berita ini ditayangkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Bank, terkait insiden ini. Warga masyarakat sekitar sangat berharap agar pihak berwenang segera turun tangan untuk menangani kasus ini secara adil dan memberikan rasa aman bagi warga komplek.
Red0Tim





+ There are no comments
Add yours