Perkasanusantara.com. Serang, SMKS Tajimalela Bojongloa, Desa Pamarayan, Kecamatan Pamarayan Kabupaten Serang,menyelenggarakan kegiatan refleksi dalam pembelajaran pada kamis 05/02(2026
Acara diikuti oleh komite, dan seluruh dewan guru SMKS Tajimalela, dalam kegiatan disampaikan oleh Pengawas Pendamping Anto Jayadi Kusuma, M.Pd.
Dalam melaksanakan kegiatan penting yang seharusnya dilakukan seorang guru dalam pembelajaran adalah refleksi. Refleksi adalah bentuk evaluasi untuk umpan balik dalam pembelajaran. Guru bisa menanyakan perasaan siswa, kesan, masukan yang semuanya ditujukan untuk perbaikan kualitas pembelajaran. Refleksi ini bisa dilakukan dalam lisan atau tulisan.

Ada beberapa manfaat refleksi dalam pembelajaran.
Pertama, menciptakan komunikasi dua arah. Artinya, guru dan murid saling terbuka. Guru bisa mengetahui yang dirasakan siswa. Siswapun merasa seneng karena aspirasinya didengar. Siswa merasa dihargai karena dapat menyampaikan apa yang ada dipikirannya. Dengan demikian guru bisa memahami keinginannya dan kebutuhan siswa sehingga bisa menyesuaikan pelajaran sesuai kebutuhan mereka.
Kedua, meningkatkan pemahaman yang lebih mendalam dengan mengaitkan pelajaran dengan pengalaman pribadi ini penting sekali karena pembelajaran yang bersifat personal akan bertahan lebih lama.
Ketiga, meningkatkan kualitas pembelajaran. Masukan masukan yang diberikan siswa tentu saja guru akan berbenah. Dengan mengetahui kekurangan, guru bisa mencari cara untuk memperbaikinya.
Semakin guru belajar memperbaiki setiap kekurangannya akan menghasilkan praktik – praktik pembelajaran yang lebih baik.
Dengan demikian, kualitas pembelajaran akan meningkat.
Empat Perlu diingat refleksi bisa dilakukan guru sendiri. Sama dengan refleksi yang melibatkan siswa. Refleksi diri guru bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Banyak ragam untuk melakukan pembelajaran. salah satunya model 4f ( Facts, feelings, findings future ). Model refleksi ini dikembangkan di dunia pendidikan.
Facts ( peristiwa ) di tahap awal ini guru bisa mengingat kembali kejadian kejadian yang dialami dalam menyampaikan pembelajarannya. Apa hal baik yang dialami dalam proses tersebut. Apakah terjadi hambatan atau kesulitan yang dialami selama proses pembelajaran. Apa yang dilakukan dalam mengatasi kendala tersebut.
Feelings ( Perasaan ) guru bisa menceritakan bagaimana perasaannya selama pembelajaran berlangsung. Apa yang dirasakan ketika menyajikan berlangsung didalam kelas. Guru bisa mengingat hal yang membuatnya memiliki perasaan tersebut.
Findings ( Pembelajaran ) selanjutnya, guru bisa merenungi pelajaran apa yang didapatkan dari proses ini. Adakah hal hal baru yang ditemukan.
Future ( Penerapan ) Guru bisa memutuskan apa apa yang bisa dilakukan lebih baik dalam pembelajaran selanjutnya.
Karena pentingnya refleksi dalam pembelajaran sudah saatnya guru selalu melakukan agar bisa mewujudkan pembelajaran yang berkualitas. Acara berlangsung lancar dan kondusif.

( AS )





+ There are no comments
Add yours